Press Release
July
06
2021
     11:11

Kenali Manfaat Teknologi dalam Memerangi Perundungan Online

Kenali Manfaat Teknologi dalam Memerangi Perundungan Online

KONTAN.CO.ID - Seiring berjalannya transformasi dalam bentuk digitalisasi, cara mendapatkan informasi sudah mengalami perubahan. Dunia digital sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle yang memenuhi kehidupan sehari-hari kita. Dengan teknologi zaman sekarang, segala sesuatu yang kita cari dan butuhkan tersedia di internet melalui gawai. Tidak hanya itu, sering juga terjadi penyalahgunaan penggunaan internet, seperti mendistribusikan konten-konten yang kurang bermanfaat, bahkan merugikan. Salah satunya adalah perundungan online atau cyberbullying, di mana anak-anak sering menjadi korban di media sosial. Ini adalah salah satu contoh dampak negatif dari penggunaan internet yang terjadi karena tidak adanya literasi digital terhadap cara menggunakannya demi kebaikan bersama.

Menyikapi hal itu, maka lembaga Kominfo bekerja sama dengan Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) dan Siberkreasi Gerakan Nasional Literasi Digital dalam menggelar webinar dengan tajuk “Smart Netizen, Pahami Dampak Cyberbullying di Indonesia”. Webinar yang digelar pada Kamis, 1 Juli 2021, pukul 13:00-15:30 diikuti oleh puluhan peserta secara daring.

Dalam forum tersebut hadir Daniel J. Mandagie (Kaizen Room), Dian Muhtadiah Hamna, S.I.P., M.I.Kom. (Pemimpin Redaksi www.pijarnews.com), Anggun Puspitasari, S.I.P., M.Si. (Dosen Universitas Budi Luhur), Eka Y. Saputra (Web Developer dan Konsultan Teknologi Informasi), dan Rinni Wulandari (Influencer) selaku narasumber.

Dalam pemaparannya, Dian Muhtadiah Hamna, S.I.P., M.I.Kom. menyampaikan informasi bahwa “Cyberbullying merupakan penindasan di dunia maya, dan sayangnya kini semakin banyak orang yang menjadi pelaku. Padahal, tindakan ini termasuk dalam golongan cybercrime atau kejahatan online, dan sudah memiliki sanksi tersendiri. Agar terhindar dari menjadi korban alih-alih pelaku cyberbullying, sebaiknya kita cakap dalam memilih teman dalam dunia online. Hal ini dimaksudkan agar kita terhindar dari konten dan post yang negatif dan merugikan. Bahkan dalam agama pun ada ajarannya bahwa kita dilarang untuk mengolok-olok orang lain, sehingga baiknya ajaran itu juga diterapkan dalam berinteraksi di media sosial.”

Para partisipan yang hadir juga dipersilahkan untuk mengutarakan pertanyaan dan tanggapan. Salah satu peserta bernama Alghari menyampaikan pertanyaan “Apa yang dapat dilakukan oleh korban cyberbullying untuk melawan orang yang melakukan cyberbullying terhadapnya? Lalu bagaimana cara agar traumanya perlahan-lahan menghilang?”

Pertanyaan tersebut pun dijawab dengan lugas oleh Anggun Puspitasari, S.I.P., M.Si., bahwa “Para korban cyberbullying yang mengalami trauma bisa langsung minta pertolongan ke pihak professional. Bisa juga melakukan unfollow, block, dan mute terhadap pelaku. Kita harus memperhatikan dan memetingkan kesehatan mental kita saat berinteraksi di media sosial. Salah satu sisi positif dari teknologi adalah ia juga dapat memfasilitasi para korban bullying ini, misalnya dengan melakukan konsultasi online di salah satu aplikasi kesehatan yang dapat diakses melalui smartphone.”

Webinar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan literasi digital di Kota Jakarta Selatan. Kegiatan ini pun terbuka bagi semua orang yang berkeinginan untuk memahami dunia literasi digital. Untuk itulah penyelenggara pada agenda webinar selanjutnya, membuka peluang sebesar-besarnya kepada semua anak bangsa untuk berpartisipasi pada webinar ini melalui akun Instagram @siberkreasi.dkibanten.

Kegiatan webinar ini juga turut mengapresiasi partisipasi dan dukungan semua pihak, sehingga dapat berjalan dengan baik, mengingat program literasi digital ini hanya akan sukses mencapai target 12,5 juta partisipan jika turut didukung oleh semua pihak yang terlibat.


Terbaru

Provokasi adalah Perbuatan untuk Membangkitkan Kemarahan

KOMINFO | Kamis, 16 September 2021 | 16:30 WIB

Pahami Literasi Digital Dalam Beraktivitas di Dunia Digital

KOMINFO | Kamis, 16 September 2021 | 13:00 WIB

Pentingnya memilih Orang yang Akan Dijadikan Guru

KOMINFO | Kamis, 16 September 2021 | 12:30 WIB

Internet Sebagai Alat Penunjang, Bukan yang Utama

KOMINFO | Kamis, 16 September 2021 | 11:13 WIB