Press Release
June
09
2021
     11:50

Menyemangati Pelaku UMKM Kembangkan Bisnis dengan Kemudahan Fasilitas Media Digital

Menyemangati Pelaku UMKM Kembangkan Bisnis dengan Kemudahan Fasilitas Media Digital

Jakarta, 8 Juni 2021– Secara umum, literasi digital sering kita anggap sebagai kecakapan menggunakan internet dan media digital. Namun begitu, acap kali ada pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah kecakapan yang paling utama. Padahal literasi digital adalah sebuah konsep dan praktik yang bukan sekadar menitikberatkan pada kecakapan untuk menguasai teknologi. Seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi digital yang bagus tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.

Dengan diluncurkannya Program Literasi Digital Nasional, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri; saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti kesiapan-kesiapan penggunanya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif.”

Dalam rangka mendukung Program Literasi Digital Nasional, Kominfo bekerja sama dengan Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) dan Siberkreasi Gerakan Nasional Literasi Digital untuk meluncurkan Seri Modul Literasi Digital yang memfokuskan pada empat tema besar; Cakap Bermedia Digital, Budaya Bermedia Digital, Etis Bermedia Digital, dan Aman Bermedia Digital. Diharapkan dengan adanya seri modul ini, masyarakat Indonesia dapat mengikuti perkembangan dunia digital secara baik, produktif, dan sesuai nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara.

Proses sosialisasi dan pendalaman Seri Modul Literasi Digital dilakukan dalam ranah media digital pun, dalam bentuk seri webinar Indonesia #MakinCakapDigital yang menjangkau sebanyak 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Pada Selasa, 8 Juni 2021 pukul 13:00 – 16:00 WIB, webinar dengan tema “Sosialisasi e-Market bagi Para Pelaku UMKM” diselenggarakan khusus bagi 14 Kabupaten/Kota di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Webinar ini mengundang narasumber dari berbagai bidang keahlian dan profesi, yaitu Gilang Jiwana Adikara, S.I.Kom., M.A. (Japelidi), Annisa Choiriyah (Kaizen Room), Yoga Regawa Indra (Gudan UMKM Online), dan Pradna Paramita (Founder Bombat Media Digital).

Tema yang dibahas oleh masing-masing narasumber meliputi digital skills, digital ethics, digital culture, dan digital safety. Narasumber pertama, Pradna Paramita, membahas mengenai kemampuan promosi online bagi para pelaku UMKM Indonesia. “Terdapat lonjakan jumlah UMKM akibat dari pendemi yang tidak tahu kapan akhirnya. Tahap yang dilakukan untuk promosi online diantaranya dimulai dengan punya suatu karya/produk, mengadakan riset pasar seperti harga yang sebelumnya sudah ada di masyarakat,” ujarnya, dengan menegaskan bahwa riset adalah salah satu kunci dari bisnis. “Selanjutnya bisa membuat konten untuk promosi dari produk kita ke berbagai social media ataupun langsung ke situs belanja online. Tahap terakhir yaitu tanggapi segala komentar yang datang dari konsumen sehingga bisa memotivasi produsen untuk dapat meningkatkan lagi hasil produksinya,” ia tambahkan.

Selanjutnya, Annisa Choiriyah memaparkan mengenai cara mewujudkan kualitas pelayanan yang baik dalam berjualan online, salah satunya yaitu dengan meningkatkan etika digital. “Beberapa hal yang dapat dilakukan terkait meningkatkan etika digital dalam berbisnis online adalah: (1) menggunakan identitas asli, (2) deskripsikan toko/produk secara jelas, (3) menggunakan bahasa yang sopan dan santun, (4) tidak menampilkan informasi/konten negatif, dan (5) menggunakan fitur sesuai fungsinya,” jelasnya. Ia juga mengatakan bahwa hal yang penting dalam dunia bisnis online/UMKM adalah memperhatikan review. “Semakin bagus review yang diberi oleh konsumen, maka produk tersebut sudah ternilai baik dan dapat mengundang konsumen baru untuk membeli produk tersebut. Di sini produsen juga dapat menerima segala kritik dari produsen agar dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan produknya,” tambahnya.

Yoga Regawa Indra kemudian memberikan pemaparan dengan tema “Sosialisasi Pentingnya Pemasaran Online bagi Pelaku UMKM”, di mana ia tegaskan bahwa “Digital marketing adalah suatu kewajiban, karena hal ini merupakan salah satu kunci untuk kesuksesan bisnis.” Pernyataan itu berangkat dari fakta bahwa transformasi UMKM menuju UMKM online sangat diperlukan pada era digital saat ini, terlebih lagi sejak pandemi melanda dan bisnis online menjadi lebih menjanjikan daripada bisnis konvensional. “Cara agar bisnis UMKM bernafas panjang salah satunya dengan mentransformasikan marketnya melalui dunia digital, terlebih bisa memasarkan produknya ke berbagai lapak jualan online yang ada di Indonesia,” ia tambahkan. Untuk itu, diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan bisnisnya seefisien mungkin melalui platform e-commerce.

Gilang Jiwana Adikara, S.I.Kom., M.A. kemudian membahas soal “Aman Bermedia Digital”, dengan kembali menegaskan bahwa “Saat ini jumlah pengguna social media terutama di Indonesia semakin melonjak. Tingkat keamanan dalam bermedia digital pun terpengaruhi, terutama bagi pengguna media digital yang kurang memahami skill dunia digital.” Secara tidak langsung, ia menggaris bawahi urgensi bagi para pelaku UMKM dan pengguna media digital pada umumnya untuk selalu mewaspadai kejahatan online dan menjaga keamanan jejak digital yang ada di internet.

Peserta memperlihatkan antusiasme yang cukup tinggi saat sesi tanya jawab. Salah satu peserta menanyakan mengenai strategi agar bersaing dengan brand yang sudah populer dan mampu membayar selebriti untuk mengiklankan produknya. Ada pun yang bertanya tentang cara copywriting yang bagus guna mendukung konten online mereka, serta tips membangun brand awareness pada digital marketing untuk UMKM di saat keadaan pandemi seperti ini.

Seperti yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo, “Literasi digital adalah kerja besar. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen bangsa agar semakin banyak masyarakat yang melek digital.” Ia juga memberikan apresiasi pada seluruh pihak yang terlibat dalam Program Literasi Digital Nasional. “Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar, bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain, melakukan kerja-kerja konkrit di tengah masyarakat agar makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif,” ujar Presiden Joko Widodo.

Seri webinar Indonesia #MakinCakapDigital terbuka bagi siapa saja yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan mengenai literasi digital, sehingga sangat diharapkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Rangkaian webinar ini akan terus diselenggarakan hingga akhir 2021, dengan berbagai macam tema yang pastinya mendukung kesiapan masyarakat Indonesia dalam bermedia digital secara baik dan etis. Para peserta juga akan mendapatkan e-certificate atas keikutsertaan webinar. Untuk info lebih lanjut, silakan pantau akun Instagram @siberkreasi.dkibanten.


Terbaru